Posts

Perempuan yang memilih hidup dengan mimpinya

Menjadi perempuan di era modern yang hidup dengan banyak tuntutan zaman, sosial, keluarga bahkan diri sendiri itu tidak mudah, tapi bukan berarti tidak bisa kan? Memilih untuk bermimpi besar harus dibayar dengan perjuangan yang berdarah-darah. Dalam hidup selalu ada pilihan-pilihan yang harus kita relakan.  Delapan tahun bukan waktu yang sebentar saya membersamai seseorang tumbuh. Menemani masa susahnya, merawat ketika dia sakit, menerima segala kurang dalam dirinya tidak membuat saya cukup untuk dipilih. Waktu yang panjang itu pada akhirnya mengajarkan saya kerelaan melepas, melepas apa yang selama ini menyakiti saya. Dalam keadaan saya membersamai seseorang, saya tidak pernah berhenti untuk mencintai diri saya sendiri. Tidak mudah membersamai seseorang yang dengan saya dia tidak cukup bersyukur. Terkesan malang nian hidup perempuan seperti saya, tapi saya yakin dalam hati saya apa yang saya lakukan bukan untuk dia tapi untuk diri saya sendiri. Kebaikan yang kita berikan kepada or...

Setiap Keputusan dalam Hidup

Image

EMPAT TAHUN

Seribu Empat Ratus Enam Puluh Empat Hari Yang Lalu

AMBIGUITAS

Setiap detik dengan hujan

Hujan 23 november 2012 lalu

Kembali ku tatap harapan dalam hati

AIR LANGIT

....

Penghujung Waktu

Hujan dipenghujung tahun Air langit itu masih nampak dalam gemulai angin